AXIOLOGY OF YOGA IN THE SCRIPTURE OF GHERANDA SAMHITA
DOI:
https://doi.org/10.25078/vidyottama.v9i1.4788Kata Kunci:
Yoga, Gheranda Samhita, AksiologiAbstrak
Latar belakang penelitian ini adalah selain menginterpretasi ayat-ayat terkait Tuhan dan praktik yoga secara kontekstual, juga bertujuan untuk menganalisis aksiologi yoga dalam kitab suci Gheranda Samhita agar ilmu yang diperoleh akademisi dan praktisi yoga lebih komprehensif. Aksiologi jika dilihat dari segi istilah merupakan kajian yang terkait dengan teori nilai atau kajian tentang segala sesuatu yang dapat bernilai atau memberi manfaat. Salah satu kitab suci yang dapat dijadikan rujukan untuk mendapatkan nilai atau manfaat yoga adalah Gheranda Samhita. Melalui metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teori hermeneutika, penelitian ini menemukan temuan-temuan sebagai berikut: Pertama, Etika yoga sebagaimana yang diuraikan dalam kitab suci Gheranda Samhita; Kedua, tujuh latihan sebagai salah satu bentuk dari tujuh latihan yoga; Ketiga, Ahara yoga sebagai salah satu bentuk konsumsi makanan sehat; Keempat, Asana, sebagai bentuk tubuh dalam melakukan yoga dengan melakukan 32 pose asana; Kelima, Mudra, merupakan istilah lain dari gerakan mistik kedua tangan; keenam adalah Pratyahara-Pranayama, dan ketujuh Dhyana-Samadhi. Ketujuh nilai aksiologis yoga ini ditemukan dalam kitab suci Gheranda Samhita untuk membantu seseorang mencapai kebugaran fisik, keseimbangan mental, dan kesadaran spiritual.
Referensi
Bahan, S. (2016). A Spiritual Profit for Western Yogis? The spiritual significance of postural yoga for religious “nones.” The Arbutus Review, 7(1).
Danaher, J. (2021). Axiological futurism: The systematic study of the future of values. Futures, 132, 102780. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.futures.2021.102780.
Dhruva Prasad, S., Sowmya, M. N., & Sudhakar, P. R. (2018). A Critical Review of Shiva Samhita and its Contribution to Yoga. Research and Reviews: A Journal of Ayurvedic Science, Yoga and Naturopathy, 5, 13–18.
Digambarji dan M.L Gharote. (1997). Gheranda Samhita. India: Kailvalyadharma.
Iyengar, B. K. (2014). The Tree Of Yoga. Harper Collins.
Joshi, Anjali Mangesh and Avinash De Sousa. (2012). Yoga in the management of anxiety disorders. Sri Lanka Journal of Psychiatry, 3(1).
Kattsoff. (2004). Pengantar Filsafat. Alih Bahasa Soejono Soemargono. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Mallinson, J. (2004). The Gheranda Samhita: the original Sanskrit and an English translation. YogaVidya.
Saraswati, S. N. (2012). Gheranda samhita. India: Yoga Publication Trust, Munger.
Sarasvati. (2002). Asana, Pranayama, Mudra, Bandha. Paramita.
Sena, I. G. M. W., Kiriana, I. N., & Widiasih, N. N. S. (2022). Tri Wisesa Yoga: Satyam, Sivam, Sundaram (Tiga Aspek Realisasi Holistik Menuju Kesadaran Sosio-Spritual). Jurnal Yoga Dan Kesehatan, 5(1), 61–77.
Sena, I. G. M. W. (2021). The Concept of Yoga in the Tattwa Jnana Script. Analisa: Journal of Science and Religion, 06(1), 17–32.
Sugata, I. M., & Juniartha, M. G. (2022) Implementasi Ajaran Hatha Yoga Pada Gheraṇḍa Saṁhitā Dalam Kehidupan Praktis. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 6(4), 255–271.
Suseno, Frans Magnis. (2006). Menalar Tuhan. Yogyakarta: Kanisius
Suprayogo, Iman & Tobroni. (2001). Metodologi Penelitian Sosial-Agama. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Vasu, Srisa Chandra. (1979). The Gheranda Samhita. India: Sri Sat Guru Publications.
Yin, R. K (1996). Studi Kasus Desain & Metode. Jakarta: Raja Grafindo Persada.





