KEBERLANJUTAN EKONOMI, SOSIAL-BUDAYA DAN LINGKUNGAN BALI SPIRIT FESTIVAL, UBUD, BALI

Penulis

  • I Gusti Ngurah Agung Suprastayasa
  • Luh Putu Citrawati Politeknik Pariwisata Bali
  • I Ketut Arjaya Politeknik Pariwisata Bali
  • Nyoman Reni Ariasri Politeknik Pariwisata Bali
  • I Nyoman Lingga Sana Politeknik Pariwisata Bali

DOI:

https://doi.org/10.25078/pariwisata.v10i2.5193

Kata Kunci:

cultural festival, sustainability, local economy, environmental preservation, community empowerment

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis sejauh mana penerapan prinsip keberlanjutan ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan pada pelaksanaan Bali Spirit Festival di Ubud, Bali. Festival ini dikenal sebagai acara tahunan berskala internasional yang menggabungkan unsur spiritualitas, kebugaran, dan budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan pendiri festival dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bali Spirit Festival memberikan kontribusi signifikan terhadap keberlanjutan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM lokal, penciptaan lapangan kerja, serta promosi produk lokal. Dari aspek sosial-budaya, festival ini memperkuat ekspresi budaya lokal dan internasional namun masih terdapat tantangan dalam mencegah komersialisasi budaya. Dalam aspek lingkungan, festival telah menerapkan beberapa inisiatif ramah lingkungan, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan limbah dan konsumsi energi. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara festival, komunitas lokal, dan pemerintah dalam mewujudkan praktik keberlanjutan yang holistik dalam penyelenggaraan acara. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kebijakan manajemen acara berkelanjutan di destinasi wisata serupa.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Andersson, T. D., Getz, D., & Mykletun, R. J. (2013). Sustainable festival populations: An application of organizational ecology. Tourism Analysis, 18(6), 621-634.

Bali Spirit Festival Website https://www.balispiritfestival.com/about-us/vision-and-mission/

Balogun, B. K., & Nkebem, V. (2022). Host community’s perception on the socio-cultural effects of carnival Calabar festival and tourism development in Calabar city, Nigeria.

Drummond, J., Snowball, J., Antrobus, G., & Drummond, F. (2021). The Role of Cultural Festivals in Regional Economic Development: A Case Study of Mahika Mahikeng. Small Cities: Sustainability Studies in Community & Cultural Engagement

Getz, D., & Andersson, T. D. (2008). Sustainable festivals: On becoming an institution. Event management, 12(1), 1-17.

Gössling, S., & Peeters, P. (2015). Assessing tourism's global environmental impact 1900– 2050. Journal of Sustainable Tourism, 23(5), 639-659.

Liu, C. R., Lin, W. R., Wang, Y. C., & Chen, S. P. (2019). Sustainability indicators for festival tourism: A multi-stakeholder perspective. Journal of Quality Assurance in Hospitality & Tourism, 20(3), 296-316.

Mair, J., & Whitford, M. (2013). An exploration of events research: event topics, themes and emerging trends. International Journal of Event and Festival Management, 4(1), 6-30.

Nair, V. T. (2022). Socio-cultural and economic impacts of religious festivals on sustainable local community livelihoods in Kerala: the case of Palakkad. International Journal of Religious Tourism and Pilgrimage, 10(1), 9.

Orfega, J. U. (2024). Festivals, Identity and Social Stability in Africa: The Example of Calabar Carnival. Horn of Africa Journal of Social Science, 2(4), 1-9.

Pereira, L., Jerónimo, C., Sempiterno, M., Lopes da Costa, R., Dias, Á., & António, N. (2021). Events and festivals contribution for local sustainability. Sustainability, 13(3), 1520.

Picard, M., & Wood, R. E. (Eds.). (1997). Tourism, ethnicity, and the state in Asian and Pacific societies. University of Hawaii Press.

Sibarani, J. A. (2023). Persepsi Masyarakat Lokal Mengenai Dampak Lingkungan dari Festival Jazz Gunung Bromo. Journal of Event, Travel and Tour Management, 33-43.

Thommandru, A., Espinoza-Maguiña, M., Ramirez-Asis, E., Ray, S., Naved, M., & Guzman- Avalos, M. (2023). Role of tourism and hospitality business in economic development. Materials Today: Proceedings, 80, 2901-2904.

Wearing, S., & McDonald, M. (2002). The development of community-based tourism: Re- thinking the relationship between tour operators and development agents as intermediaries in rural and isolated area communities. Journal of sustainable tourism, 10(3), 191-206.

Zou, Y., Meng, F., Bi, J., & Zhang, Q. (2021). Evaluating sustainability of cultural festival tourism: From the perspective of ecological niche. Journal of Hospitality and Tourism Management, 48, 191-199.

Diterbitkan

2025-09-15

Cara Mengutip

Suprastayasa, I. G. N. A., Luh Putu Citrawati, I Ketut Arjaya, Nyoman Reni Ariasri, & I Nyoman Lingga Sana. (2025). KEBERLANJUTAN EKONOMI, SOSIAL-BUDAYA DAN LINGKUNGAN BALI SPIRIT FESTIVAL, UBUD, BALI. Jurnal Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama Dan Budaya, 10(2), 152–158. https://doi.org/10.25078/pariwisata.v10i2.5193

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.