PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP PELEBON PURI UBUD KECAMATAN UBUD, KABUPATEN GIANYAR

Penulis

  • Pande Putu Agus Putrabawa Pande Agus Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Putu Suyasa Ariputra Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Putu Wiyasa Wiyasa Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.25078/pariwisata.v10i2.5476

Kata Kunci:

Pelebon, Tourist Perception, Structural Functional

Abstrak

Pelebon di Puri Ubud, Gianyar, Bali merupakan ritual kematian Hindu Bali yang sarat makna spiritual sekaligus menjadi daya tarik pariwisata budaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi wisatawan domestik Bali, domestik non-Bali, dan mancanegara terhadap upacara Pelebon dengan menggunakan perspektif Teori Fungsional Struktural Robert K. Merton. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, serta kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan domestik Bali menekankan fungsi sakral Pelebon sebagai kewajiban religius, pelestarian tradisi leluhur, dan penguatan identitas komunal. Wisatawan domestik non-Bali memandang Pelebon sebagai pengalaman lintas budaya yang memperluas kesadaran multikultural dan memperkuat identitas kebangsaan, meskipun terdapat kecenderungan memaknainya sebagai tontonan eksotis. Sementara itu, wisatawan mancanegara mengapresiasi Pelebon sebagai pengalaman estetis dan spiritual yang unik, yang berkontribusi pada peningkatan citra Bali di mata dunia, tetapi juga berisiko menimbulkan komodifikasi budaya.

Berdasarkan analisis Teori Merton, fungsi manifes Pelebon mencakup penyucian roh, pelestarian budaya, dan promosi pariwisata. Fungsi laten muncul dalam bentuk kebanggaan kultural, kohesi sosial, serta penguatan identitas kolektif dan kebangsaan. Namun, potensi disfungsi juga ditemukan, seperti pengurangan sakralitas akibat keramaian dan komodifikasi budaya yang berlebihan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara dimensi sakral dan fungsi ekonomi dalam pengelolaan pariwisata berbasis budaya, sehingga Pelebon tetap menjadi warisan yang lestari sekaligus motor penggerak pariwisata berkelanjutan.

Kata Kunci: Pelebon, Persepsi Wisatawan, Fungsional Struktural

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adibah, I. Z. 2017. Struktural fungsional Robert K. Merton: Aplikasinya dalam Kehidupan Keluarga. Inspirasi (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam), 1(2), 171-184.

Amerta, I. G. N., & Budhiasa, I. G. S. (2014). Pengaruh Kunjungan Wisatawan Mancanegara, Wisatawan Domestik, Jumlah Hotel dan Akomodasi Lainnya terhadap PAD di Kabupaten Badung Tahun 2001–2012. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2), 56–69.

Ardiwidjaja, R. 2020. Pariwisata Budaya. Jawa Timur: Uwais Inspirasi Indonesia.

Ariyanti, Elisa. 2005. Pengembangan Pemanfaatan Polder Kota Lama Semarang Sebagai Ruang Public Yang Rekreatif Berdasarkan Persepsi Masyarakat Dan Pemerintah.Tesis. Universitas Diponogoro.

Dinas Pariwisata Provinsi Bali. 2018. Buku Analisis Pasar Wisatawan Nusantara. Denpasar: Dispar Bali.

Geertz, Clifford. 2001. “Deep Play: Notes on the Balinese Cockfight” dalam Colin Counsell dan Laurie Wolf (eds.). Performance Analysis: An introductory coursebook. London: Routledge.

Juwita, R., Firman, F., Rusdinal, R., Aliman, M., & Malang, U. N. 2020. Meta Analisis: Perkembangan Teori Struktural Fungsional dalam Sosiologi Pendidikan. Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, 3(1), 1-8.

Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi, Cet. IX; Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Nggini, Y. H. 2019. Analisis Swot (Strength, Weaknes, Opportunity, Threats) Terhadap Kebijakan Pengembangan Pariwisata Provinsi Bali. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 3(1), 141-152.

Nofra, D. 2022. Benda Cagar Budaya Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pelestariannya Di Batusangkar. Nazharat: Jurnal Kebudayaan, 28(2), 123-139.

Noviani, dan Eka Susanti. 2025. Perception Of The Younger Generation Of Karo About Rakut Sitelu. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia. Vol. 10, No. 1: 30-44. https://dx.doi.org/10.26737/jpipsi.v10i1.6574

Panuju, R. (2019). Strategi komunikasi politik tokoh Puri Ubud dalam mempertahankan eksistensi dan tradisi Bali. Jurnal Komunikasi, 11(1), 30–41.

Picard, M. (2006). Bali Budaya Pariwisata dan Pariwisata Budaya. Jakarta : PT Gramedia.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Putra, Cokorda Gede Bayu, & Suardika, A. A. K. A. 2019. Mengungkap Sisi Lain Biaya Dalam Upacara Pelebon Puri Agung Ubud. Widya Akuntansi dan Keuangan, 1(1), 76-86.

Putra, P. G. P., Arini, N. N., & Putri, K. S. N. K. 2023. Merekonstruksi Siklus Kehidupan Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya Di Samsara Living Museum. Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Agama Dan Budaya, 8(1), 65-76.

Subawa, I Made Pasek. (2018). Bali dalam Dinamika Masyarakat dan Kebudayaan di Tengah Perkembangan Pariwisata. Jurnal Pariwisata Budaya. Vol. 3, No. 1: 95-109.

Sudhiarsa, Ray. 2001. Social Construction Of Balinese World And Christianity. Studia Philosophica et Theologica. Vol. 1, No. 1: 44-54.https://doi.org/10.35312/spet.v1i1.6

Suryantini, Desak Kadek Lia, dan I Putu Suyasa Ariputra. 2022. Pergeseran Pelaksanaan Ngaben di Desa Pakraman Menuju Krematorium. Vidya Samhita : Jurnal Penelitian Agama. Vol. 8, No. 2: 127-134.

Syarifuddin, D., Noor, C. M., & Rohendi, A. 2018. Memaknai Kuliner Lokal Sebagai Daya Tarik Wisata Kota Bandung. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1).

Tim Penyusun. 2024. Statistik Hotel Dan Tingkat Penghunian Kamar Hotel Kabupaten Gianyar 2023. Gianyar: Bandan Pusat Statistik Kabupaten Gianyar.

Wulandari, Ni Putu Ayu Desi Wulandari. 2024. Ritual Dan Identitas: Peran Agama Dalam Pelestarian Budaya Bali. Widya Dana: Jurnal Penelitian Ilmu Agama dan Kebudayaan. Vo. 2, No. 2: 173-182.

Wulansari, R. 2012. Tanggapan Siswa Terhadap Metode Ceramah Hubungannya dengan Hasil Belajar Mereka Pada Mata Pelajaran IPS: Penelitian di Kelas IV MI Muhammadiyah Rancaekek Bandung. Disertasi. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Diterbitkan

2025-10-03

Cara Mengutip

Pande Agus, P. P. A. P., I Putu Suyasa Ariputra, & Wiyasa, I. P. W. (2025). PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP PELEBON PURI UBUD KECAMATAN UBUD, KABUPATEN GIANYAR. Jurnal Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama Dan Budaya, 10(2), 210–221. https://doi.org/10.25078/pariwisata.v10i2.5476

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.